Menu
Kontak

Form Masuk

Saya bukan robot

Form Daftar

Saya bukan robot
Pencarian
Property
Property Jual Property Sewa?

Mau Investasi Properti dengan Mudah? Mulailah dari Rumah Second

10 Juni 2021 / Oleh : Admin Kat : Investasi / 0 Komentar

Properti telah teruji sebagai salah satu instrumen investasi yang andal salah satunya dengan ciri harga yang relatif stabil di tengah situasi perekonomian seburuk apapun. Karena itu tidak heran setiap orang kaya pasti memiliki properti sebagai salah satu instrumen investasi yang ikut membiakkan kekayaannya.

Tentu ada berbagai macam maupun tip untuk memulai investasi di sektor properti baik dengan modal besar maupun minim semuanya tetap bisa dilakukan. Kita bisa memulai dengan mencari tahu tentang berbagai produk properti maupun perkembangan kawasan yang terkait langsung dengan kenaikan nilai properti.

Salah satu cara mudah untuk memulai investasi properti bisa kita mulai dari rumah seken. Kita juga bisa memanfaatkan situasi saat ini di mana banyak orang yang ingin menjual propertinya karena butuh uang (BU) sehingga kita bisa mendapatkan harga properti terbaik dan memperbesar kemungkinan untung yang bisa diraih.

Menurut Wulan Yulians, Team Leader Edwin Bright Property, saat ini ada banyak pilihan rumah seken di kawasan yang sangat berkembang misalnya di daerah Bintaro Jaya, Graha Raya, hingga sebagian kawasan Serpong, Tangerang, Banten. Pilihan rumah seken yang bisa didapat mulai ratusan juta hingga miliaran.

“Untuk gampangnya seperti ini, kalau kita punya modal Rp1 miliar, kita bisa beli rumah tua dengan kavling berukuran 70-an hingga 100 m2 seharga Rp800 juta. Dana Rp200 juta digunakan untuk biaya renovasi atau touch up untuk mempercantik produk yang akan kita pasarkan kembali,” ujarnya.

Bila kita bingung terkait tenaga tukang maupun kontraktor profesional, bisa mencari tahu atau bekerja sama dengan agen properti yang memiliki rekanan kontraktor. Proses renovasi bisa dilakukan cepat atau sekitar sebulan dan dalam waktu 2-3 bulan berikutnya rumah kita bisa terjual kembali dengan meraih keuntungan.

Rata-rata keuntungan penjualan rumah bisa mencapai 20-30 persen bahkan untuk beberapa kasus bisa lebih besar lagi. Keuntungan dari transaksi penjualan rumah pasti lebih besar dibandingkan kita menginvestasikan uang di deposito yang imbal hasilnya semakin kecil dan dipotong aneka pajak. Investasi saham kendati menguntungkan tapi berisiko tinggi.

Wulan menyebut beberapa tip lain untuk memudahkan kita menjadi investor properti dan bisa meraih keuntungan. Pertama, jalin hubungan dengan banyak broker atau agen properti untuk mendapatkan informasi-informasi produk properti yang penjualannya BU. Pilih agen properti yang memiliki jaringan luas dan menguasai satu kawasan dengan detil termasuk hubungan dengan kontraktor, arsitek, maupun konsultan.

Kedua, cari properti dengan harga di bawah pasar biarpun produknya rumah lama dan biasanya broker yang berpengalaman memiliki cukup listing untuk produk-produk seperti ini. Link dengan berbagai kalangan seperti arsitek maupun kontraktor juga memberikan kita saran untuk produk yang potensial dan dibutuhkan pasar.

Ketiga, kita juga bisa meminta saran kepada agen propeti untuk dibuatkan rencana anggaran biaya pembangunan yang dibutuhkan untuk merenovasi produk yang kita beli.  Renovasi bisa diatur sesuai dengan budget yang ada dan dimaksimalkan untuk memberi kesan eye catching sehingga membuat calon konsumen tertarik.

“Terakhir, jangan ragu meminta nasihat kepada broker untuk memberikan perkiraan berapa harga properti nantinya setelah direnovasi. Dengan begitu kita juga memiliki perkiraan berapa akan meraih keuntungan setelah dipotong untuk biaya renovasi, pajak, fee broker, dan lainnya. Sekurangnya 20 persen yang bisa kita dapat dan itu sangat layak untuk investasi di sektor ini dan kita bisa langsung bergerak ke produk yang lain dan meraih keuntungan berikutnya,” beber Wulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *